Khayal Sunyi

Sedalam malam, sesanggup langit mengucap sunyi, demikianlah aku mencintaimu.

Malam hanya sepanjang malam.
Siang hanya sepanjang siang.
Tetapi sepanjang siang dan malam, bayang-bayangmu terus memanjang.
Memenuhi hari-hariku yang terbuat dari rindu.

Sekali waktu, aku ingin datang mengetuk jendela kamarmu.
Membisikkan cinta sebagai mimpi dan mengecup bibirmu sebagai puisi.
Lalu abadi sebagai sunyi dalam nadimu.

(Jakarta, 11 Januari 2019)

 

| KUMPULAN PUISI YOEVITA LAINNYA |

| BIODATA YOEVITA SOEKOTJO | GALERI YOEVITA 2019 | GALERI PANGGUNG YOEVITA |