Jangan bilang apa-apa
Kepada siapa saja
Aku telah menyanyikan lagu sedih
Tentang pendekar mabuk
Pergi mengendap-endap
Lepaskan ketiak mempelainya
Mencampakkan cincin mulia
Di atas buku antologi puisi
Halamannya bermeditasi
Pencarian masih tak pasti
Kopi hitam sepahit kenangan
Telanjur disangkal rasanya gula
Rusak terinjak sepatunya sendiri
Puspa tak lagi wangi di taman sari
Pertama dulu pernah lenyap
Pendekar sama mengendap
Meretaskan puisi perjalanan
Milik perempuan pendoa
Di batas ingkar paling perih
Telah riuh diaminkan dewa-dewa
:
Pendoa santun menjauh pergi
(Jakarta, 08 Maret 2019)
| KUMPULAN PUISI YOEVITA LAINNYA |
| BIODATA YOEVITA SOEKOTJO | GALERI YOEVITA 2019 | GALERI PANGGUNG YOEVITA |