Hari Ini Tak Ada Puisi

Bergulung-gulung mega berarak hitam
Sepinggan doa lupa menyertai sarapan tadi
Tak disadari hari berjalan beberapa depa dari kira
Hampa menyelimuti sepanjang wajah kota
Lembab menyusup hingga ke beranda jiwa
Gerangan apakah belum ada sapa manja
Kekasih terlambat buatkan kopinya
Letih tertidur dilenakan prasangka buruk
Sisa percakapan makan malamnya

Betapakah engkau menimbang marah tanpa jeda
Sehingga keduanya asik menyimpan duga
Menanaknya hingga terendap seharian
Hangus sia-sia menyisakan sesalan
Kekasih tidak lena dalam tidurnya
Napas terakhirnya tertinggal di atas lampin
Tak ada belaian singgah membangunkannya
Membawa pergi puisi cinta yang belum tamat
Cinta telah abai berlumur curiga
Bunga terindah pun layu seketika

(Jakarta, 11 Juli 2019)

 

| GALERI YOEVITA 2019 | GALERI PANGGUNG YOEVITA | KUMPULAN PUISI YOEVITA | GALERI PELUNCURAN BUKU “PENGANTIN PUISI” | DARI SAHABAT | DIARI YOEVITA |