Ada saatnya perasaan jauh melantur
Mengganggu waktu ummat tertidur
Mengantarkan pikir kepada sendu
Habis waktu dimakan rindu
Lalu siapa dia menolak kasih melolong
Berhari menanti angin beritanya kosong
Kau pun siapa cemas sendiri menyiksa jiwa
Dimana ia sesat terdampar mampir
Sibuk betul membuat tafsir atas takdir
Kepada liku cinta saat tak lagi mengalir
Bukan salah kasih cinta peneduh
Patut jadi tertuduh
(Jakarta, 21 Agustus 2019)