Aku mencium bau busuk di mana-mana
Dari mulut-mulut berbusa penuh tuba
Mengerat kusut isi kepala yang tumpat
Tersesat jalan para kesumat
Waktu masih berjalan menghampiri ketakutan
Berlari cepat menyergap keadaan
Menunggu pun enggan dilewatkan
Mendadak kelicikan rebak ruah ditebarkan
Tercoreng lagi satu sejarah paling hitam
Mengutip dosa lama merobek pemersatu
Menutup lima indera mencincang pedoman
Keserakahan datang merompak perut ibu
Jangan teriakkan nama keagungan Tuhan
Ibadah berkalung tasbih arang menghasut langit
Bumi kupijak tanah gersang meranggas
Melunturkan putih tumpahkan merah darah
Tak perlu membela atas nama apa saja
Apa lagi yang tersisa bisa dipercaya
Menangis ibuku di balik lipatan bendera
Airmatanya meredam api
:
Sejarah negeri gugur sekarat terenggut paksa
(Jakarta, 19 April 2019)
| KUMPULAN PUISI YOEVITA LAINNYA |
| BIODATA YOEVITA SOEKOTJO | GALERI YOEVITA 2019 | GALERI PANGGUNG YOEVITA |